PhotoGrid_1477466753475Humas-Stks, Bandung – Kelas XII bagi siswa SMA/SMK merupakan masa penentuan pilihan ke perguruan tinggi mana mereka akan melanjutkan pendidikan dan menentukan arah masa depannya. Salah satu cara yang ditempuh sekolah untuk menfasilitasi hal tersebut adalah dengan menyelenggarakan studi tur atau kunjungan belajar ke kampus-kampus, salah satunya Kampus STKS Bandung.

Selama bulan Oktober ini, STKS sudah dikunjungi oleh dua sekolah yaitu SMKN 2 Malang dan SMAN Gunung Putri, Bogor. Pagi ini (26/10), sebanyak 206 siswa kelas XII yang berasal dari empat kelas jurusan IPA dan 2 kelas jurusan IPS dari SMAN Gunung Putri, Bogor dan didampingi oleh 12 orang guru, menyambangi Kampus STKS Bandung. Rombongan yang diantar langsung oleh Kepala Sekolah SMAN Gunung Putri, Dra. Hj. Nursari Siregar, diterima oleh Pembantu Ketua III, Kepala Prodi Diploma-IV dan beberapa pejabat struktural. Kunjungan ini dimaksudkan untuk menambah wawasan siswa SMAN Gunung Putri, Bogor.

PhotoGrid_1477469766362Sebelumnya pada tanggal 14 Oktober 2016 yang lalu, Kampus STKS juga telah dikunjungi oleh 90 orang siswa SMKN 2 Malang, yang didampingi 8 orang guru yang sebagian besar merupakan alumni STKS Bandung Malang. Rombongan ini diantar oleh Kepala Program Keahlian Pekerjaan Sosial, Ibu Andarwati, yang diterima oleh Pembantu Ketua II dan pejabat struktural. Berbeda dengan SMAN Gunung Putri, tujuan diadakannya kunjungan sekolah adalah sebagai wujud apresiasi atas kerjasama yang terjalin antara SMKN 2 Malang dan STKS Bandung selama empat tahun terakhir. Setiap tahun SMKN 2 Malang aktif mengirimkan siswanya untuk melanjutkan pendidikan di STKS dengan status mahasiswa kerjasama. Sampai tahun 2016 ini, sudah 13 orang alumni SMKN 2 Malang yang diterima dan satu diantaranya merupakan mahasiswa jalur mandiri.

Pada setiap kunjungan, siswa diberi penjelasan mengenai Profil Kampus STKS, Program Pendidikan Diploma-IV dan kurikulumnya, Aplikasi SIAK serta berbagai aktifitas kemahasiswaan. Kunjungan ini memberikan dampak yang bagus bagi STKS, sebagai salah satu cara untuk memperkenalkan dan mempublikasikan STKS sebagai perguruan tinggi yang concern di bidang pekerjaan sosial.***d.friyana