Humas-STKS, Medan – Badan Pendidikan, Penelitian dan Peyuluhan Sosial menyelenggarakan kegiatan Sinkronisasi Program dan Anggaran Tahun 2018 di Hotel Taman Simalem Resort, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Selatan, tanggal 15 – 18 Mei 2017 yang dikuti oleh 13 satuan kerja dilingkungan Badiklitpensos dengan STKS Bandung ditunjuk sebagai penyelenggara kegiatan tersebut. Kegiatan ini dihadiri oleh para Kepala Satker, para perencana dan Ketua Komisi VIII DPR RI, serta nara sumber lainnya.

Kegiatan ini diselenggarakan bermaksud untuk memperoleh kesamaan pemahaman dan persepsi tentang arah, tujuan, dan sasaran kegiatan yang akan dilaksanakan tahun anggaran 2018, serta memperoleh masukan tentang kegiatan prioritas dari masing-masing satker di lingkungan Badiklitpensos sebagai Usulan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) sesuai Pagu Indikatif Tahun 2018.

IMG 8446 IMG 8467 IMG 8454 IMG 8492 IMG 8518 IMG 8457 IMG 8510 IMG 8789 IMG 8864 IMG 8915 IMG 8904 IMG 8671 IMG 8929 IMG 8926 IMG 20170518 100429

 

Kepala Badiklitpensos dalam pembukaan kegiatan tersebut memberikan arahan bahwa, pentingnya Badiklitpensos menjadi tulang punggung (back bone) dalam peningkatan SDM lingkup Kementerian Sosial sehingga dapat menyokong kebijakan dan program Kementerian Sosial RI dan juga seluruh SDM penyelenggara kesejahteraan sosial di Indonesia baik pusat maupun daerah. Hal tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri Sosial No. 20 Tahun 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Sosial yang menyatakan bahwa Badiklitpensos mempunyai tugas melaksanakan pendidikan, pelatihan, penelitian dan pengembangan kesejahteraan sosial serta penyuluhan sosial.

Tugas dan Fungsi tersebut dijabarkan oleh 13 satker, terkait dengan peningkatan kualitas SDM unit kerja yang bertanggung jawab diantaranya STKS Bandung, Pusdiklat Kesos, Pusat Pengembangan Profesi Pekerja Sosial dan Penyuluh Sosial dan Balai-Balai Besar yang tersebar di seluruh Indonesia mulai dari Regional I-VI mulai dari Padang, Bandung, Yogyakarta, Banjarmasin, Makassar dan Papua. Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial, STKS dengan Tri Dharma Perguruan Tingginya dan Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Kesejahteraan Sosial. Kemudian Pusat penyuluhan sosial dapat memainkan perannya dalam kebijakan penyebaran informasi dan memberikan penyuluhan kepada masyarakat. Tidak semata-mata melakukannya secara teknis sendiri namun bagaimana merumuskan kebijakan dan bekerja sama dengan lembaga, organisasi, pemerintah daerah bahkan dunia usaha dan masyarakat agar penyuluhan dapat lebih efektif, efisien dan berdampak luas dan optimal.

Dengan kegiatan sinkronisasi tersebut diharapkan terjalin sinergi dan keterpaduan program, penyamaan persepsi dan komitmen serta memperoleh formulasi agenda strategis dan kebijakan teknis sebagai dasar dalam merencanakan usulan kegiatan di Tahun Anggaran 2018. Output kegiatan ini terwujudnya percepatan pencapaian target kinerja Badiklitpensos sehingga Badiklitpensos menjadi center of excellent dalam pengebangan SDM dan lembaga penyelenggaraan kesejahteraan sosial yang pada gilirannya dapat meningkatkan taraf kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat.