Humas-Stks, Pangandaran – Mahasiswa sebagai penerus masa depan bangsa, tidak hanya memperoleh pendidikan dan keterampilan di bangku perkuliahan saja, banyak aspek pengetahuan lain yang bisa mereka pelajari dan peroleh saat berada di lingkup sosial kemasyarakatan, salah satunya melalui organisasi kemahasiswaan. Keterlibatan dalam suatu organisasi memberikan kesempatan dan wadah bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan pengetahuan yang dimiliki serta mengembangkan potensi dirinya di berbagai aspek seperti kepemimpinan, manajemen organisasi, kemampuan bekerja sama, kemampuan untuk berkomunikasi dan membangun relasi dengan pihak luar.

Berbicara tentang organisasi kemahasiswaan tentunya tidak terpisahkan dari aspek individu yang terlibat dan organisasinya itu sendiri. Oleh sebab itu, untuk mempertahankan eksistensi dan pengembangan diri anggotanya maka dirasa perlu untuk menyelenggarakan kegiatan pengembangan kapasitas Organisasi dan Unit Kegiatan Mahasiswa (OKM/UKM). Pengembangan kapasitas ini diselenggarakan sebagai upaya pembinaan OKM/UKM yang berkelanjutan untuk menunjang perluasan jejaring antar individu dan kelompok/organisasi serta memperkuat kekompakan, kekeluargaan dan kebersamaan antara pembina, pengurus dan anggota serta antar OKM/UKM di lingkungan STKS Bandung.

Kegiatan yang dilaksanakan selama 3 hari pada 19-21 Oktober 2018 di Hotel Pantai Timur, Pangandaran ini diikuti oleh 16 orang Pembina OKM/UKM dan 72 orang peserta yang berasal dari pengurus dan anggota 3 (tiga) OKM dan 20 UKM yang ada di STKS Bandung, yaitu Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Resimen Mahasiswa (Menwa), Satuan Bhakti Sosial Mahasiswa (SBSM), Lanterha, Keluarga Mahasiswa Muslim (KMM), Keluarga Mahasiswa Kristen (KMK), UKM Bahasa, UKM Band STKS, Sanggar Seni Sunda (Garnida), Dapur Seni dan Teater (DST), Paduan Suara Mahasiswa (PSM), Pramuka, Komite, UKM Voli, UKM Basket, UKM Tenis Lapangan, UKM Tenis Meja, UKM Bulutangkis, UKM Karate, UKM Taekwondo, UKM Boxer dan UKM Futsal. Ada 8 (delapan) materi yang diberikan pada kegiatan ini, yaitu Manajemen Organisasi, Kepemimpinan dan Organisasi, Penyusunan Proposal, Penggalangan Dana, Pengorganisasian Kelompok, Keprotokolan, Keterampilan sebagai Master of Ceremony (MC) serta Dinamika Kelompok. Masing-masing materi disampaikan oleh narasumber dari Tim STKS Bandung dan Tim Spider Outbond Indonesia dari Babes Diklat Regional II Bandung.

Kegiatan yang secara resmi dibuka oleh Ketua STKS Bandung, Dr. Dwi Heru Sukoco, M.Si pada Sabtu malam (20/10), juga dihadiri oleh Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), Kabupaten Pangandaran yang diwakili oleh Sekretarisnya, Tjomi Suryadi, S.Sos dan Kepala Dinas Sosial Kota Banjar, Drs. Asep Tatang Iskandar, M.Si, yang juga merupakan alumni STKS Bandung. Melalui kegiatan pengembangan kapasitas ini, diharapkan dapat memperkuat manajemen organisasi OKM/UKM di lingkungan STKS Bandung, menciptakan dan menumbuh kembangkan pola fikir mahasiswa yang positif, meningkatkan keaktifan dan kreatifitas mahasiswa untuk berpartisipasi dalam kegiatan OKM/UKM yang bermuara pada pengembangan bakat dan raihan prestasi.***nyna