Untuk memberikan pelayanan yang bersih dari korupsi, salah satunya dimulai dari pemahaman penyelanggara Aparatur Sipil Negara (ASN), sebagai bagian dari tujuan implementasi Reformasi Birokrasi (RB).

Kementerian Sosial (Kemensos) menggelar Workshop Penguatan Pengawasan Melalui Gerakan Saber Pungli dan Whistleblowing System di Bogor, Jawa Barat, Senin (23/9/2019).

Workshop diikuti oleh 92 peserta dari ASN di lingkungan Kemensos RI, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat dan Daerah se-Jabodetabek plus Bandung.

Sementara itu, dari Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung diwakili oleh Kepala Bagian Umum dan Kerjasama, Kepala Subbag Kemahasiswaan dan Alumni dan Kepala Subbag Humas dan Kerjasama.

Menghadirkan para narasumber dari Satgas Saber Pungli, KPK, serta Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Kegiatan menggunakan metode androgogi sehingga acara dikemas serius tapi tetap menyenangkan, serta dipandu oleh Tim Penyuluh Sosial Badan Pendidikan, Penelitian dan Penyuluhan Sosial (BP3S) Kemensos.

Adapun output dari kegiatan worksohp ini adalah membuat laporan 609, dimana kewajiban setiap Kementerian/Lembaga (K/L) terkait Implementasi Saber Pungli.

Kegiatan workshop diawali dengan laporan panitia penyelenggara oleh Ani dilanjutkan arahan dari Toto Restuanto Sembodo selaku Sekretaris Itjen Kemensos RI, sekaligus membuka acara workshop secara resmi.[mor]

sumberĀ  : Indonesiaplus.id