BROSUR PENERIMAAN MAHASISWA BARU STKS 2014 PDF Cetak
Ditulis oleh Administrator   
Senin, 21 April 2014 06:00

Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS) Bandung Membuka Pendaftaran Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2014/2015 untuk melihat persyaratan silahkan ikuti tautan di bawah ini

Brosur Program Pendidikan Diploma-IV Pekerjaan Sosial

 

Perhatian:

(untuk melihat silahkan klik Kanan pada mouse  ... pilih "View Image"  atau  "Safe Image As")

 

Brosur Program Pendidikan Pascasarjana Spesialis-1 Pekerjaan Sosial

 

Perhatian:

(untuk melihat silahkan klik Kanan pada mouse  ... pilih "View Image"  atau  "Safe Image As")

 
KUNJUNGAN KOMISI C DPRD KKABUPATEN BELITUNG TIMUR PDF Cetak
Ditulis oleh F. Rizki | Layout: Micho Siagian   
Selasa, 04 Maret 2014 04:58

Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Belitung Timur melakukan kunjungan kerja ke kampus STKS Bandung, Kamis (20/2), dalam rangka menjajagi kerjasama pendidikan Diploma IV, yang dipimpin langsung oleh Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Belitung Timur, Lim Surya Wiguna, didampingi oleh Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi; Kepala Dinas Pendidikan; Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa dan beberapa pegawai dari pemerintah daerah.

Penjajagan kerjasama ini didasari oleh keinginan Pemerintah Kabupaten Belitung Timur untuk menghasilkan sumber daya manusia di bidang pekerjaan sosial yang kompeten untuk mengatasi permasalahan sosial yang ada di tengah masyarakat. Sebagaimana disampaikan oleh Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Syahrial, Belitung Timur sebagai wilayah pemekaran baru memiliki banyak permasalahan sosial yang perlu penanganan segera.*** (Rizki/Dok.Humas)

 
PERAN SERTA STKS BANDUNG DALAM MEMBANGUN SEMANGAT KESETIAKAWANAN LEWAT EKSPEDISI KEMANUSIAAN 2014 PDF Cetak
Ditulis oleh F. Rizki/Nyna | Layout: Micho Siagian | Dok. Humas STKS   
Selasa, 04 Maret 2014 04:17

Di dasari keprihatinan terhadap Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di Indonesia, Kementerian Sosial RI melaksanakan Ekspedisi Kemanusiaan untuk Kelompok Marjinal (EKKM) tahun 2014. EKKM 2014 yang digelar Kementerian Sosial memiliki arti besar dalam penanganan PMKS di Indonesia. Kegiatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan keterpaduan dan keterjangkauan program antar satuan kerja terhadap PMKS.

Tujuan dari kegiatan akbar EKKM 2014 di antaranya dapat merevitalisasi panti sosial melalui pelayanan berbasis masyarakat dengan mengoptimalkan fungsi-fungsi panti di daerah, memposisikan panti sebagai pusat layanan kesejahteraan sosial, bukan hanya di dalam panti tapi juga di luar panti seperti keluarga dan masyarakat. Selain itu EKKM 2014 ini juga untuk mengembangkan potensi dan pelibatan masyarakat serta pemetaan dan penjangkauan PMKS dalam situasi darurat.

Pada Hari Kamis, 13 Februari 2014, bertempat di Pendopo Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Tim EKKM 2014 telah memasuki estapet kesepuluh, setelah pada sebelumnya di Provinsi Banten. EKKM 2014 ini diawali di Aceh Timur dan akan berakhir di Nusa Tenggara Timur.

Pada pelaksanaan EKKM 2014 di Kabupaten Indramayu, Kementerian Sosial RI mengucurkan dana bantuan senilai Rp.2.664.000.000,-. Dana bantuan tersebut diperuntukan bagi korban banjir yang melanda Kabupaten Indramayu beberapa waktu lalu. Bantuan tersebut secara simbolis diterima oleh Wakil Bupati Indramayu H. Supendi, pada kesempatan yang sama kegiatan dihadiri oleh Staf Ahli Menteri Bidang Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial Kementerian Sosial RI (Dr. Marzuki, M.Sc), Pejabat Eselon I, II, III dan IV dilingkungan Kementerian Sosial RI, unsur Muspida Kabupaten Indramayu, Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Indramayu, serta ratusan masyarakat dari kelompok penyandang cacat (disabilitas) yang ada di Kabupaten Indramayu.

Bantuan untuk Kabupaten Indramayu tersebut, diantaranya,  terdiri dari 20 paket bedah rumah lansia senilai Rp. 200 juta, Rp. 300 juta paket untuk kebutuhan pokok lansia, 300 paket kebutuhan anak senilai Rp. 300 juta, 185 paket kebutuhan pokok ODK senilai Rp 18,5 juta, sebanyak 225 ASODKB senilai Rp. 810 juta, 1 unit mobil tanggap darurat senilai Rp. 372 juta, 1 paket toolkit bencana senilai Rp. 353,5 juta, 50 paket bedah rumah senilai Rp. 500 juta, 1 unit bantuan sarana lingkungan senilai Rp. 50 juta, 10 paket KUBE senilai Rp. 200 juta, alat bantu ODK dan lansia senilai Rp. 100 juta.

Kegiatan penyerahan bantuan dari Kementerian Sosial kemarin juga diiringi dengan penampilan dari sejumlah anak penyandang disabilitas. Penampilan tersebut diharapkan dapat memotivasi para korban banjir untuk segera pulih dari trauma pascabanjir.

Kegiatan EKKM 2014 sebanyak 15 orang Mahasiswa Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS) Bandung dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Satuan Bhakti Sosial Masyarakat (SBSM) dan UKM Resimen Mahasiswa (MENWA) ikut berperan serta pada pelaksanaannya.

Semoga dengan kegiatan EEKM yang diselenggarakan dan bantuan yang diberikan Kementerian Sosial RI menunjukkan adanya kesatuan program pemerintah pusat, pemerintah provinsi, bersama-sama dengan Pemerintah Kabupaten Indramayu untuk dapat membantu dan mendorong pemulihan kondisi pascabencana.***(rizki/nyna/dok.humas-stks)

 
« MulaiSebelumnya12345678910BerikutnyaAkhir »