KELAS KAJIAN NAPZA JUARA UMUM OMAS 2016

Humas-Stks, Bandung – Meraih total 24 medali dan piala, Kelas Kajian NAPZA menjadi yang terbaik pada penyelenggaraaan Olimpiade Mahasiswa STKS 2016, yang diselenggarakan pada 16-26 April 2016. Atas prestasi yang diperoleh, Kelas Kajian NAPZA berhak mendapatkan Piala Bergilir Ketua STKS Bandung yang diserahkan pada Rabu malam (27/4) oleh Ketua STKS Bandung, Dr. Dwi Heru Sukoco, M.Si.

Hujan yang mengguyur Bandung sejak sore hari tidak mengurangi kemeriahan closing ceremony Olimpiade Mahasiswa 2016 yang digelar di Ruang DIKTI Kampus STKS. Acara yang juga dihadiri oleh para pejabat struktural dan para pembina OKM/UKM ini secara resmi ditutup oleh Ketua STKS Bandung, ditandai dengan penyalaan obor dan kembang api. Di sela-sela penyerahan medali, piala dan sertifikat bagi para pemenang, juga ditampilkan persembahan dari UKM Paduan Suara, Dapur Sastra dan Teater (DST), Garnida dan Band STKS sebagai wujud syukur atas kesuksesan pelaksanaan OMAS 2016.

Sebagaimana telah diketahui bahwa OMAS 2016 merupakan ajang untuk penyaluran bakat dan minat mahasiswa STKS yang mempertandingkan 14 cabang olahraga dan akademik, di antaranya Futsal, Basket, Voli, Badminton, Tenis Lapangan, Tenis Meja, Atletik, Catur, Karya Tulis Ilmiah, Sinematografi, Fotografi, Speech, Debat dan Scrabble. Kegiatan ini bertujuan untuk menyaring bakat-bakat terbaik yang akan mewakili STKS Bandung pada pelaksanaan Olimpiade Perguruan Tinggi Kedinasan (OPTK) di PKN STAN pada akhir bulan Mei mendatang. Seluruh civitas STKS Bandung mengucapkan selamat dan sukses bagi para pemenang. Semoga menjadi pelecut semangat untuk terus berprestasi dan berkreasi dan mengharumkan nama almamater.***(d.friyana)

MILAD 25 TAHUN HIKMATUL IMAN

Humas-Stks, Bandung – “Bersinergi dalam Keimanan dan Ketaqwaan untuk Menjalin Persaudaraan”, dipilih sebagai tema peringatan Milad 25 tahun Ranting Hikmatul Iman (HI) STKS Bandung, yang menggambarkan eratnya tali persaudaraan antar anggota HI. Berbagai rangkaian kegiatan diusung untuk memperingati milad HI STKS yang berdiri sejak 19 April 1991 ini. Diawali dengan pelaksanaan bhakti sosial terapi pada acara Car Free Day Dago (17/4). Bhakti sosial ini tidak hanya menawarkan terapi pada para pengunjung, tetapi juga menampilkan beberapa atraksi menarik yang diperagakan langsung oleh anggota HI STKS, seperti jurus toya, jurus putra, jurus putri dan lain sebagainya.

IMG_6399

Puncak perayaan milad HI ke-25 akhirnya dihelat pada hari Minggu (25/4), yang dipusatkan di Kampus STKS Bandung. Ada dua kegiatan utama yang digagas pada puncak perayaan ini yaitu dialog terbuka dan latihan gabungan. Yang cukup mengejutkan perayaan ini dihadiri hampir 1000 anggota HI yang juga berasal dari luar daerah seperti Kuningan, Jakarta dan Surabaya. Dialog terbuka dipimpin langsung oleh Guru Utama HI, Dicky Zainal Arifin. Selain itu, pembicara yang akrab disapa Kang Dicky ini juga mengumumkan adanya perubahan nama Hikmatul Iman menjadi Lanterha yang merupakan singkatan dari Lemurian Tranzentra Lagrhaven. Lemurian berarti leluhur yang memiliki peradaban maju, Tranzentra berarti menembus dan menguasai, sedangkan Lagrhaven adalah galaksi kita yang telah teratur sesuai penataan hukum Sang Maha Pencipta.

Dengan demikian Yayasan Hikmatul Iman bertransformasi menjadi Yayasan Lanterha, akan tetapi karena penggunaan bahasa asing tidak diperbolehkan maka Lanterha diganti menjadi Lantera yang merupakan singkatan dari Lantunan Bahtera Nurani. Perubahan nama ini juga diikuti dengan perubahan lambang. Lambang Lanterha digambarkan dengan manusia berwarna kuning emas yang di dadanya terdapat bola dunia dan posisi telapak tangan menghadap ke depan menempel pada lutut yang besila, terdapat sembilan bintang disekelilingnya serta warna biru sebagai dasar lambang. Adapun filosofi dari lambang tersebut adalah sebagai berikut :

  1. Manusia berwarna kuning emas melambangkan kemuliaan dan tingkat energi yang diharapkan;
  2. Bola dunia di dada melambangkan manusia sebagai khalifah fil ardi;
  3. Bintang sembilan melambangkan galaksi yang jumlahnya tak terhitung banyaknya;
  4. Warna biru dasar melambangkan kedalaman.

Pengesahan nama baru ini kemudian diikuti dengan pemotongan tumpeng secara simbolis oleh Kang Dicky sebagai tanda perayaan Milad HI ke-25. Acara kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan latihan gabungan yang diikuti oleh seluruh peserta. Dalam posisi duduk bersila dan konsetrasi penuh, para peserta mulai mengolah hawa panas yang ada di dalam tubuh mereka dan kemudian menyalurkannya ke bagian yang diinginkan.

Perayaan ini terus berlanjut pada malam harinya, kali ini sifatnya internal hanya dihadiri oleh anggota dan alumni UKM HI STKS saja beserta tamu undangan dari pihak lembaga dan perwakilan OKM/UKM lainnya. Terdapat berbagai macam hiburan yang disuguhkan kepada tamu undangan yang hadir, diantaranya penampilan dari UKM Paduan Suara dan UKM Band STKS. Selain itu juga ada persembahan tari tradisional yang dibawakan oleh para srikandi HI STKS. Hal ini membuktikan bahwa anggota HI STKS tidak hanya jago bela diri saja tetapi juga berbakat di bidang lainnya. Selain itu juga ditampilkan pula video singkat cuplikan foto-foto kenangan anggota HI STKS dan video ucapan selamat dari OKM/UKM lainnya.***(d.friyana / kontributor dan dokumentasi : UKM HI STKS)

STKS BANDUNG MEMBUKA PENERIMAAN MAHASISWA BARU TAHUN AKADEMIK 2016/2017

POSTER PMB STKS 2016 Besar

MUSYAWARAH BESAR KELUARGA MAHASISWA MUSLIM STKS

PicsArt_04-26-12.22.54

Humas-Stks, Bandung – Keluarga Mahasiswa Muslim STKS Bandung menyelenggarakan Musyawarah Besar (Mubes) selama 2 hari pada 23-24 April 2016 di Kampus STKS. Mubes yang dipimpin oleh Dewan Syuro ini, mengagendakan tiga rapat pleno yang dihadiri oleh seluruh anggota KMM.

Rapat pleno pertama dilaksanakan untuk mendengarkan laporan pertanggung jawaban Kepala KMM periode 2015/2016, Fauzi Ihsan Jabir. Selanjutnya, rapat pleno kedua membahas perubahan AD/ART dan pergantian kepala dan kepengurusan KMM. Anggota KMM diberi kesempatan untuk mencalonkan satu nama yang menurut mereka mampu memikul tanggung jawab sebagai Kepala KMM. Bakal calon dengan suara terbanyak kemudian menjadi calon Kepala KMM yang selanjutnya akan dipilih dan ditetapkan oleh tim formatur yang sudah ditunjuk sebagai Ketua KMM yang baru.

Pada pelaksanaan rapat pleno ketiga, tim formatur diberi waktu untuk melakukan diskusi singkat dan menetapkan satu nama yang akan melanjutkan kepemimpinan Lembaga Dakwah Kampus (LDK) KMM. Setelah dimusyawarahkan, akhirnya tim formatur menunjuk Alan Supriatna (Angkatan 2013) sebagai Ketua LDK KMM STKS periode 2016/2017. Penetapan Alan sebagai Ketua KMM secara simbolis ditandai dengan pemakaian jaket oleh Pembina KMM STKS Bandung, Dr. Aep Rusmana, S.Sos., M.Si dan disaksikan oleh Pembantu Ketua III dan Kasubbag Administrasi Kemahasiswaan dan Alumni. Dalam sambutannya, Pembina KMM berharap agar seluruh anggota KMM menyiarkan dakwah Islam baik dalam lingkungan intern dan ektern kampus, dengan tetap membawa nuansa pekerjaan sosial di dalamnya. ***(d.friyana)

RAYAKAN HARI JADI, SBSM BENTUK AKSI PEDULI LINGKUNGAN

Humas-Stks, Bandung – Satuan Bhakti Sosial Masyarakat (SBSM) sebagai salah satu UKM yang banyak diminati oleh mahasiswa di kampus STKS Bandung, merayakan hari jadinya yang jatuh pada tanggal 1 April. Tahun 2016 ini menjadi peringatan HUT SBSM yang ke 34 tahun, yang dirayakan dengan berbagai rangkaian kegiatan bertemakan 4action4environment yang sudah dimulai sejak 10 April 2016 yang lalu. Diawali dengan kegiatan Clean Our Curug Dago, anggota SBSM mengajak masyarakat RW 8 Ciumbeuleuit untuk membersihkan Curug Dago dari tumpukan sampah. Hal ini dirasa penting untuk menghindari terjadinya musibah banjir mengingat kondisi cuaca yang tidak kondusif di Kota Bandung beberapa waktu belakangan ini serta sebagai stimulus bagi masyarakat untuk terlibat aktif dalam upaya menjaga kebersihan sungai.

IMG_2013HUT SBSM juga diisi dengan penyelenggaraan Seminar Kebencanaan bertajuk “Kesiapsiagaan Bencana Masyarakat Sebagai Bagian Dari Adaptasi Terhadap Perubahan Iklim”, yang digelar di Ruang Dikti, Kampus STKS (12/4). Menghadirkan nara sumber Ir. Bernadus Wisnu Widjaja, M.Sc (Kepala Deputi Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BNPB) dan Dr. Puji Pujiono (Regional Adviser On Risk Reduction The United Nations Economic and Social Commission for Asia and The Pacific – UN ESCAP, Bangkok, Thailand), seminar ini dihadiri oleh 315 peserta yang berasal dari mahasiswa STKS, UNPAD, ITB dan UNLA serta perwakilan instansi/lembaga seperti BNPB, Disnakertransos Cimahi, RSPAA Ciumbeuleuit, BPSAA Pagaden, Subang dan BPSTW Ciparay.

Seminar ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mengenai dampak bencana akibat perubahan iklim, menggali kiat-kiat untuk menfasilitasi masyarakat agar lebih tangguh dalam menghadapi dampak bencana serta memberikan wawasan dan pemahaman baru mengenai swadaya masyarakat dalam beradaptasi dengan perubahan iklim. Sebagaimana disampaikan oleh kedua nara sumber bahwa titik berat penanggulangan bencana harus bergeser pada penanggulangan pencegahan resiko bencana (banjir, gempa bumi, kekeringan, tanah longsor, cuaca ekstrim, dll) yang didasarkan pada kajian resiko dan data historis serta mempertimbangkan proyeksi iklim di masa mendatang. Di samping itu, agar upaya memperkuat ketahanan masyarakat efektif, pengelolaan resiko bencana harus diintegrasikan ke dalam strategi keseluruhan untuk pembangunan berkelanjutan.

PhotoGrid_1461548472889Perayaan ulang tahun SBSM masih berlanjut pada Minggu pagi (24/2) dengan diselenggarakannya Lomba Lintas Bersih Kota memperebutkan Piala Walikota Bandung, yang diikuti oleh 5 SMP di kota Bandung yaitu SMPN 16, SMPN 22, SMPN 35, SMPN 40 dan SMPN 45. Peserta yang dibagi ke dalam 8 tim diharuskan untuk melakukan kegiatan bersih lingkungan dengan mengumpulkan sampah pada rute-rute yang sudah ditentukan di sekitar wilayah Dago Jati sampai Terminal Dago. Selain itu mereka juga diminta untuk berkreasi dalam melakukan daur ulang sampah menjadi barang yang bermanfaat. Perlombaan ini akhirnya dimenangkan oleh SMPN 16, SMPN 35 dan SMPN 40 sebagai juara 1, 2 dan 3.

Penyerahan hadiah dilakukan pada acara closing ceremony oleh Ketua STKS, Pembantu Ketua III dan Kasubbag Administrasi Kemahasiswaan dan Alumni, sekaligus pendonasian hasil penjualan tiket konser amal kepada perwakilan Desa Cibeunying yang nantinya akan dimanfaatkan untuk pembuatan sebuah sanitasi komunal. Konser amal ini merupakan acara penutup seluruh rangkaian kegiatan perayaan 34 tahun SBSM yang dimeriahkan oleh penampilan Band STKS Bandung, Bepapepe, Garnida, 57Kustik dan Yuki Pas Band. Sukses selalu untuk kemajuan SBSM STKS Bandung. Pantang Tugas Tak Tuntas.***(d.friyana)

Kategori

Polling

Apabila Laboratorium Komputer mengadakan pelatihan komputer, materi pelatihan apa yang anda inginkan ?

View Results

Loading ... Loading ...

Banner