Untuk Melihat Agenda Kegiatan 50 tahun STKS EMAS
silahkan KLIK DISINI
atau untuk informasi menghubungi Humas STKS Bandung di 022-2504838


LATSAR PB MAHASISWA BARU TA.2012/2013
Minggu, 04 November 2012 18:39

Setiap mahasiswa baru Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS) Bandung wajib mengikuti Pelatihan Dasar Penanggulangan Bencana (Latsar PB), Latsar PB dilaksanakan pada awal tahun akademik dengan tujuan dapat menjadi wahana mempersiapkan diri baik fisik maupun mental dalam rangka menjalani proses pendidikan di STKS Bandung.

Kegiatan ini dilaksanakan di dua lokasi, yaitu di Kampus STKS Bandung pada 31 Oktober 2012 dan di Bumi Perkemahan Pramuka Kiara Payung Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat pada tanggal 1-3 November 2012, dan Kegiatan ini diikuti oleh 297 orang mahasiswa baru.

Kegiatan ini dibuka oleh Ketua STKS Bandung, Dr. Kanya Eka Santi, MSW., dalam sambutannya Ketua STKS menyampaikan bahwa diharapkan pada pelatihan ini dapat memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan kepada mahasiswa STKS Bandung tentang langkah-langkah penanggulangan bencana, dimulai dari pencegahan, mitigasi dan kesiapsiagaan untuk tahap sebelum terjadi bencana, tanggap darurat saat terjadi bencana dan rehabilitasi serta rekonstruksi untuk sesudah terjadi bencana. Para mahasiswa diharapkan kelak mampu memberikan pertolongan kepada dirinya sendiri, masyarakat disekitarnya serta diharapkan mampu berkoordinasi dan bekerja sama dengan pihak-pihak yang terlibat langsung dalam penanggulangan bencana baik bencana sosial maupun bencana alam.


Pada kegiatan ini mahasiswa diberikan materi pelatihan dan praktek simulasi penanggulangan bencana. Materi pelatihan diantaranya ruang lingkup penanggulangan bencanan berbasis masyarakat, manajemen penanggulangan pasca bencana, implementasi UU Nomor 24 Tahun 2007, rehabilitasi dan konstruksi (penanganan psikososial korban bencana), dapur umum, teori dan praktek posko, praktek pertolongan pertama dan evakuasi, PBB, teori dan praktek tendanisasi dan diaplikasikan dalam bentuk simulasi dalam penanggulangan bencana gempa dan bencana longsor.


Untuk mengimplementasikan hasil yang telah dicapai dalam kegiatan Latsar PB ini diperlukan adanya kegiatan-kegiatan lanjutan yang lebih komprehensif, beberapa alternatifnya adalah bergabung dengan beberapa organisasi baik organisasi masyarakat maupun kemahasiswaan seperti Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang konsen dalam rangka membantu penanggulangan bencana, atau bergabung dengan Taruna Siaga Bencana (Tagana) di Kementerian Sosial RI, sehingga diperlukan langkah-langkah koordinasi yang intensif antara STKS Bandung dengan pihak-pihak terkait dalam membangun kerjasama untuk memfasilitasi pengembangan potensi yang dimiliki mahasiswa untuk memberikan sumbangan baik pemikiran, ide, gagasan dan tenaga dalam penanganan bencana di Indonesia, disamping itu kegiatan ini dapat dijadikan momentum untuk mengarah kepada kepedulian, melatih empathi yang akan di tindak langsung oleh berbagai mata kuliah di kampus.


Semoga dengan kegiatan Latsar PB ini menjadi salah satu wahana bagi mahasiswa untuk mengembangkan diri lebih jauh dalam rangka membantu dan mengabdi pada masyarakat dan Negara serta harapan kedepan semoga dengan Latsar PB ini dapat memenuhi permintaan masyarakat terhadap lulusan STKS Bandung yang dapat membantu masyarakat dalam pengurangan resiko bencana, diantaranya berkaitan membangun keterpaduan mekanisme, sistem komunikasi dan sistem pengendalian dalam rangka penanggulangan bencana.***(rizki/dok.humas-stks)