:: PERHATIAN BAGI PARA PENDAFTAR !!! 
  1. Pendaftaran dapat dilakukan dengan mengirim berkas persyaratan ke lokasi pendaftaran melalui pos/jasa pengiriman lainnya ke tempat pendaftaran Berkas paling lambat diterima panitia lokal paling lambat tanggal 31 Mei 2013 (Cap Pos)
  2. Lampirkan fotocopy bukti pembayaran. Bukti pembayaran yang asli akan ditukar dengan kartu ujian pada H-1
  3. Lokasi pendaftaran adalah sama dengan lokasi ujian tulis (lokasi tidak dapat dipindahkan)


Berita
SIDANG TERBUKA SENAT STKS BANDUNG DALAM RANGKA PENERIMAAN MAHASISWA BARU PROGRAM D-IV TAHUN 2012
Minggu, 05 Agustus 2012 16:33

Pada hari Senin, 30 Juli 2012, bertempat di Ruang Aula lantai 3 GSG Sekolah tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS) Bandung, acara sidang terbuka Senat dan pembukaan Pengenalan Program Institusi (PPI) tahun akademik 2012/2013 dilaksanakan. Mengawali sambutan pada sidang terbuka senat, Ketua STKS Bandung mengucapkan “selamat” kepada mahasiswa baru STKS Bandung tahun Akademik 2012/2013 sebanyak 336 orang yang terdiri dari mahasiswa Tugas Belajar (TB) sebanyak 24 orang, mahasiswa Penerima Bantuan Beasiswa (PBB) sebanyak 126 dan mahasiswa Ijin Belajar (IB) sebanyak 186 orang. Ketua STKS dan segenap civitas akademika STKS Bandung mengucapkan selamat datang dan selamat bergabung dalam keluarga besar dan institusi STKS Bandung sebagai lembaga Pendidikan Tinggi yang bermartabat dan di banggakan. Hendaknya menyadari betul bahwa keberhasilan merupakan karunia yang diberikan Tuhan, serta doa kedua orang tua yang tulus dan ikhlas. Rasa syukur tersebut hendaknya diwujudkan untuk mencapai sukses lanjutan dengan meningkatkan ketekunan, kesungguhan dan kerja keras dalam melaksanakan studi di kampus STKS. Upaya tersebut memungkinkan untuk dapat menyelesaikan studi tepat waktu yang disertai prestasi akademik yang membanggakan untuk dapat segera kembali ke instansi asal/daerah asal untuk dapat mengabdikan diri sebagai pekerja sosial dalam rangka pembangunan kesejahteraan sosial di Indonesia. Pekerjaan sosial tidak hanya membutuhkan kemampuan akademik tetapi juga kesungguhan dan ketetapan hati dimana akan berhadapan dan bekerja dengan orang-orang yang kurang/tidak beruntung. Sehingga perlu meningkatkan sensitifitas terhadap orang lain dan lingkungan mengingat pekerjaan sosial dibangun dari pengetahuan, keterampilan dan nilai-nilai.

Kegiatan Pengenalan Program Institusi (PPI) dilaksanakan dengan pemikiran perlu dan mampu mengenalkan lingkungan dan beradaptasi terhadap situasi pendidikan di perguruan tinggi. Maksud dan tujuan PPI adalah membantu para mahasiswa baru agar memiliki kemampuan beradaptasi dengan kehidupan kampus dengan segala isi dan lingkungannya, baik bidang akademik maupun non akademik. Dengan kemampuan beradaptasi ini berharap akan memiliki kesiapan dalam mengikuti program belajar mengajar dan pembelajaran yang akhirnya dapat sukses dalam menempuh studi. Kegiatan PPI dilaksanakan berdasarkan prinsip akademik, edukatif, efektif, efisien dan tanpa kekerasan. Kegiatan PPI dilaksanakan sesuai dengan peraturan dan kebijakan institusi dengan memperhatikan bahwa STKS adalah lembaga pendidikan Pekerjaan Sosial yang santun, tanpa kekerasan dan menghargai perbedaan.

Rangkaian kegiatan PPI tahun ini tidak jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang diisi dengan pengenalan institusi beserta unit-unitnya seperti Bagian Administrasi Umum (BAU) dan Bagian Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK) serta unit-unit penunjang kegiatan mahasiswa seperti Instalasi Perpustakaan, Instalasi Bahasa, Instalasi Komputer, Instalasi Media Pembelajaran, dan Instalasi Pendidikan Agama. Selain itu mahasiswa baru juga dibekali dengan pemberian materi diantaranya mengenai pengenalan kurikulum, dinamika kelompok, pengenalan cara belajar di Perguruan Tinggi, dinamika mahasiswa dan organisasi kampus, etika mahasiswa serta manajemen diri dan kepemimpinan.

Untuk mengembangkan potensi diri serta minat dan bakat, mahasiswa baru juga diperkenalkan pada organisasi kemahasiswaan seperti Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) serta penampilan dari unit-unit kegiatan mahasiswa (UKM) yang ada di STKS Bandung Seperti: Resimen Mahasiswa (menwa), Pramuka, Paduan Suara Mahasiswa (PSM), Garnida, Band Mahasiswa, Satuan Bhakti Sosial Mahasiswa (SBSM), Dapur Sastra dan Teater (DST), Tenis Meja, Bulu Tangkis, Basket, Volly, Futsal, Tenis, Boxer, Hikmatul Iman (HI), Taekwondo, dll. Mahasiswa baru juga diarahkan untuk berpartisipasi dalam kegiatan pengabdian masyarakat dengan membagikan sembako kepada masyarakat kurang mampu yang tinggal disekitar kampus STKS serta melakukan penanaman pohon dilingkungan kampus STKS. Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa baru mendapat gambaran yang jelas mengenai kelembagaan dan organisasi kemahasiswaan yang ada di STKS Bandung sehingga nantinya dapat memudahkan kelancaran proses belajar mahasiswa.*** (rizki/dok.humas-stks)

 
PEMBINAAN ROHANI/MUNGGAHAN PEGAWAI STKS BANDUNG DALAM RANGKA MENYAMBUT DATANGNYA BULAN SUCI RAMADHAN 1433 H/2012 M
Ditulis oleh F. Rizki | Layout: Micho Siagian   
Kamis, 19 Juli 2012 18:50

Dalam rangka menyambut bulan suci ramadhan 1433 H, Sub Bagian Kepegawaian dan Instalasi Pendidikan Agama (IPA) Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS) Bandung menyelenggarakan kegiatan pembinaan rohani pegawai (munggahan). Kegiatan dilaksanakan di Ruang Aula Lantai 3 (tiga) pada hari Kamis, 19 Juli 2012 dan diikuti oleh seluruh civitas STKS Bandung.

Diawali dengan pembacaan ayat suci Al Quran, acara munggahan dibuka oleh Pembantu Ketua II STKS Bandung, Drs Nono Sutisna, MH., yang dalam sambutannya menyampaikan permohonan maaf yang sebesarnya dari Ketua STKS Bandung yang pada kesempatan ini tidak bisa mengikuti kegiatan karena pada saat yang bersamaan harus menjalankan tugas. Pembantu Ketua II menyampaikan bahwa bulan suci ramadhan merupakan bulan suci yang penuh ampunan dari Allah SWT karena pada saat ini kita diberikan kesempatan untuk memperbanyak beribadah kepada-NYA dalam rangka meningkatkan ibadah yang nantinya menyampaikan kita kepada surga Allah SWT untuk dibukakan pintu yang selebarnya dan pahala yang diperoleh dari bulan ramadhan untuk menutup pintu neraka. Oleh karena itu marilah kita meningkatkan dan menguatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT melalui berdzikir, berbuat dan bertindak sesuai dengan petunjuk Allah SWT melalui perintah dari Allah SWT dan Rosulnya, karena menurut Rosul di bulan puasa itu ketika kita beribadah melalui menunaikan tugas pokok dan fungsi kita sebagai hamba allah dan sebagai pegawai negeri dan pelayan masyarakat maka pelaksanaan tugas pokok dan fungsi harus lebih ditingkatkan untuk mendapatkan pahala ibadah yang berlipat ganda. Pada kesempatan yang sama di bulan ramadhan marilah kita mensucikan pikiran, hati, perbuatan dan tindakan agar shaum, keimanan dan ketakwaan kita lebih berkualitas.

Tausiyah yang disampaikan oleh pembicara Drs. Aang Ridwan, M.Ag., menjelaskan bahwa barang siapa yang senang, berbahagia dan bergembira akan kedatangan bulan suci ramadhan maka haram untuk jasadnya disentuh oleh api neraka, bahagialah yang disambut dengan kegiatan keilmuan dan kegiatan mempertebal keimanan.

Kegiatan diakhiri dengan ramah tamah untuk saling memohon maaf atas segala khilaf dan kesalahan yang pernah dilakukan atau diperbuat, mudah-mudahan pertemuan taklim/munggahan ini masuk kedalam bagian dari kebahagian menyambut datangnya bulan suci ramadhan sehingga tubuh kita kelak diharamkan untuk disentuh oleh api neraka.*** (rizki/dok.humas-stks)

 

 


 

SELURUH CIVITAS STKS BANDUNG

MENGUCAPKAN SELAMAT MENJALANKAN IBADAH PUASA

MOHONKAN MAAF ATAS KHILAF DAN SALAH,

SEMOGA IBADAH KITA DAPAT DITERIMA

OLEH ALLAH SWT ... AMIN



LAST_UPDATED2
 
MENSOS BEDAH KAMPUNG
Ditulis oleh F. Rizki | Layout: Micho Siagian   
Kamis, 19 Juli 2012 06:41

Pada hari rabu, 18 Juli 2012 bertempat di Desa Wangunharja, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Menteri Sosial RI Dr. H. Salim Segaf Al Jufri membuka kegiatan “MENSOS BEDAH KAMPUNG”, dimana Bedah Kampung merupakan modal pengembangan pemberdayaan fakir miskin melalui Rehabilitasi Sosial-Rumah Tidak Layak Huni (RS-RTLH) secara terkonsentrasi dilokasi atau wilayah kampung selama lima hari, yang melibatkan Program Kemensos secara sinergi dan Program Pemerintah Daerah setempat untuk penanganan masalah sosial secara komprohensip yang dilaksanakan oleh masyarakat dengan pola Gotongroyong sesuai dengan nilai kearifan lokal dengan di bantu atau di dukung oleh Relawan Sosial dan unsur organisasi sosial kemasyarakatan seperti: TAGANA, TKSK, KARANG TARUNA, PSM, KPSI, FPI, DUNIA USAHA, PERGURUAN TINGGI, TNI/POLRI, MEDIA MASSA dan Unsur-unsur masyarakat lainnya. Sebagai wujud Kesetiakawanan Sosial yang merupakan jati diri Bangsa Indonesia.

Dasar dari program kerja Bedah Kampung ini karena manusia dihadapkan pada berbagai kebutuhan yang harus dipenuhi agar dapat melangsungkan kehidupannya dengan baik. Pemenuhan kebutuhan tidak semata berhenti pada terpenuhi atau tidaknya, tetapi mencakup pula cara mendapatkannya, kuantitas dan kualitasnya yang harus selaras dengan harkat dan martabat kemanusiannya. Salah satu kebutuhan yang fundamental pada diri manusia adalah tempat tinggal atau rumah. Di desa wangunharja banyak terdapat rumah tidak layak huni dikarenakan warga hidup dalam kekurangan sehingga tidak mampu menyediakan tempat tinggal yang layak.

Ketidakberdayaan tersebut dikarenakan rendahnya pendapatan dan pengetahuan tentang fungsi rumah itu sendiri. Dimana fungsi rumah tidak hanya sebagai tempat tinggal, tetapi mencakup juga pada pelaksanaan fungsi sosial keluarga dalam memberikan pendidikan, bimbingan mental-sprititual, transfer budaya atau sosialisasi.

Oleh karena itu pelaksanan Bedah Kampung diarahkan untuk mendorong munculnya kemandirian keluarga miskin dan berkembangnya nilai-nilai kesetiakawanan sosial di masyarakat.*** (rizki/dok.humas-stks)

LAST_UPDATED2
 
« MulaiSebelumnya11121314151617181920BerikutnyaAkhir »