Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial
KESETARAAN PEREMPUAN DAN LAKI-LAKI UNTUK MEMBANGUN KARAKTER BANGSA
Jumat, 07 Januari 2011 08:15

Hari Ibu telah memasuki usianya yang ke 82 tahun sejak diikrarkan pertama kalinya pada 22 Desember 1928. Peringatan setiap tahunnya dimaksudkan  agar seluruh warga negara Indonesia, terutama generasi muda, memiliki pemahaman akan arti penting perjuangan dan kebangkitan kaum perempuan dalam memperjuangkan dan mengisi kemerdekaan dan pembangunan.

Berbagai kemajuan telah dialami oleh perempuan Indonesia, berperan aktif sebagai agen perubahan dan menduduki jabatan-jabatan strategis di berbagai bidang. Namun masih banyak tantangan yang harus dihadapi dalam memberdayakan kaum perempuan dan upaya untuk mewujudkan kesetaraan antara perempuan dan laki-laki, mengingat masih kentalnya budaya patriarki serta diskriminasi gender dan tindak kekerasan terhadap perempuan. Inilah yang menjadi tema peringatan Hari Ibu ke-82 dalam sambutan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Linda Amalia Sari Gumelar, S.IP yaitu “Kesetaraan Perempuan dan Laki-laki Untuk Membangun Karakter Bangsa dalam Mewujudkan Masyarakat yang Sehat dan Bermartabat”, seperti yang dibacakan oleh Pembantu Ketua III, Dra. Milly Mildawati, MP pada upacara bendera memperingati Hari Ibu yang diikuti oleh seluruh civitas STKS.

Pada pelaksanaan upacara ini juga diserahkan penghargaan Satya Lencana Karya Satya 20 tahun kepada Drs Wawan Heryana, M.Pd (Ketua STKS Bandung); Dra. Endah Dwi Winarni, M.Si; Dra. Eni Rahayuningsih, MP; Dra. Paulmaris Yolanda Pella, M.Si (Fungsional Dosen) dan Komarudin S.Sos (Staf Lembaga Penelitian),  serta penghargaan Satya Lencana Karya Satya 10 tahun kepada M. Ridwan Kholis, AKS, MP (Arsiparis Muda). Penghargaan ini diberikan atas pengabdian yang telah diberikan terutama untuk kemajuan STKS di masa mendatang. Seluruh civitas STKS mengucapkan selamat atas penghargaan yang telah diraih.***

 
SEMINAR NASIONAL HKSN 2010
Jumat, 07 Januari 2011 08:03

seminar ksn 01Dalam rangka memperingati Hari Kesetiakawanan Sosial, Direktorat Kepahlawanan, Keperintisan dan Kesetiakawanan Sosial, Kementerian Sosial RI bekerja sama dengan STKS Bandung menyelenggarakan Seminar Nasional HKSN 2010 pada hari Senin, 13 Desember 2010. Bertempat di Aula Lantai III STKS Bandung, seminar HKSN 2010 ini secara resmi dibuka oleh Sekretaris jenderal Kementerian Sosial RI, Drs. Toto Utomo Budi Santoso, M.Si, dan diikuti oleh sekitar 260 orang peserta yang berasal dari civitas STKS dan tamu undangan dari BBPPKS Lembang, PSBN Wyata Guna, Dinas Sosial kota Bandung, Polrestabes Bandung, Balai Rehabilitasi Sosial Penyandang Cacat (BRSPC) Cimahi, perguruan tinggi, karang taruna dan organisasi sosial masyarakat. Dalam seminar ini dihadirkan 3 narasumber dari profesi yang berbeda, yaitu Drs. H. Sugih Wiramikarta (Wakil Ketua KADIN Jawa Barat), Prof. Dr. Ir. Ganjar Kurnia, DEA (Rektor Universitas Padjadjaran) dan Robert Adhi Kusumaputra (Wartawan Kompas).

Masing-masing narasumber membahas tentang nilai-nilai kesetiakawanan sosial ditinjau dari sudut pandang profesi masing-masing. KADIN yang mewadahi dunia usaha khususnya di kota Bandung telah menjalin kerjasama dengan pemerintah daerah dalam menggerakkan roda perekonomian melalui pemberdayaan penduduk miskin dengan meningkatkan kesempatan berusaha, menciptakan dan membuka lapangan kerja, meningkatkan peran KUKM dan IKM serta ketersediaan energi dan air. Untuk meningkatkan kesetiakawanan sosial, KADIN secara aktif turut serta dalam kegiatan –kegiatan sosial kemasyarakatan, menjadi donatur saat terjadi bencana, serta menjadi motivator dan penyebar informasi kepada masyarakat. Di lingkungan dunia pendidikan, wujud pelaksanaan kesetiakawanan sosial bisa dilaksanakan dengan memberikan beasiswa kepada mahasiswa yang kurang mampu dan berprestasi. Media sebagai penyampai informasi aktual dan faktual kepada seluruh masyarakat berperan besar dalam memperkuat rasa kesetiakawanan sosial masyarakat, terutama pada saat wilayah Indonesia dilanda berbagai bencana seperti banjir, tsunami dan gunung meletus yang baru-baru ini terjadi di Wasior, Mentawai dan Yogyakarta. Seluruh lapisan masyarakat berlomba-lomba menyalurkan bantuan berupa uang atau pun barang kebutuhan sehari-hari untuk meringankan penderitaan para korban para korban bencana tanpa melihat suku, ras dan agama. Tidak hanya itu, perkembangan teknologi dan sarana komunikasi memungkinkan seluruh rakyat Indonesia saling terhubung melalui jejaring sosial seperti facebook dan twitter.

seminar ksn 02Pada saat yang bersamaan, di poliklinik STKS juga dilaksanakan kegiatan donor darah yang terselenggara atas kerjasama Kementerian Sosial RI, LPM STKS dan PMI cabang Kabupaten Sumedang yang dibantu oleh SBSM STKS. Peserta donor darah berasal dari civitas STKS dan siswa SMA 19 Bandung. Dari donor darah ini diperoleh 95 kantong darah dari 100 kantong yang diharapkan. Hal ini disebabkan karena dari pendonor yang ingin menyumbangkan darahnya banyak yang tidak memenuhi persyaratan berat badan dan batas usia yang diperbolehkan untuk donor. Selain itu, diadakan press tour di lingkungan STKS yang meliput aktivitas seluruh civitas dan sarana dan prasarana yang ada di STKS serta wawancara langsung dengan Ketua STKS, Dosen dan Perwakilan Mahasiswa mengenai profil dan program STKS Bandung.*** 
 
COMMUNITY ACTION PLAN MAHASISWA JURUSAN PSM
Rabu, 08 Desember 2010 06:15

community 01Community Action Plan (CAP) merupakan salah satu kegiatan rutin tahunan yang dirancang oleh jurusan Pengembangan Sosial Masyarakat (PSM) dan wajib diikuti oleh mahasiswa Semester V jurusan PSM STKS Bandung. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk implementasi aplikasi konsep, teori, metodologi dan teknologi Pengembangan Masyarakat yang dipelajari di kelas. Karena dipraktekkan langsung di tengah masyarakat, sehingga dapat memberikan manfaat langsung dan nyata baik bagi dosen, mahasiswa dan masyarakat yang berada di lokasi kegiatan.

 

CAP 2010 merupakan CAP terakhir yang diselenggarakan oleh jurusan PSM menyusul akan segera diberlakukannya kurikulum baru tahun 2009. Diselenggarakan selama 3 hari pada 25-27 November 2010 di Desa Sudajaya Girang, Kecamatan Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, kegiatan CAP 2010 diikuti oleh 137 orang mahasiswa yang berasal dari 3 kelas yang dibagi kedalam 23 kelompok pada 11 RW yang telah ditetapkan dan didampingi oleh dosen jurusan yang telah ditunjuk sebagai pembimbing. Pada acara pembukaan yang dilaksanakan di kantor kelurahan Desa Sudajaya Girang, rombongan dosen dan mahasiswa STKS Bandung diterima secara langsung oleh Camat Sukabumi, H. Nur Komarudin, SH dan Kepala Desa Sudajaya Girang, H. Baban Subandi. Acara ini juga dihadiri oleh Ketua STKS Bandung Drs. Wawan Heryana, M.Pd, beberapa pejabat desa serta para pendamping dari masyarakat yang telah ditunjuk oleh pihak kelurahan.

 

community 01aSelama CAP berlangsung, mahasiswa diharuskan untuk melakukan orientasi lapangan di wilayah RW masing-masing  sambil mengaplikasikan teknologi asesmen dengan menggunakan Metode Asesmen Partisipatif (MPA) dan teknik perencanaan berupa Technology of Participation (TOP) dalam mengidentifikasi kebutuhan atau permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat. Dari hasil identifikasi di 11 RW terjaring sebanyak 34 masalah di antaranya masalah lingkungan, perekonomian, kesehatan, sarana dan prasarana, pendidikan dan kesejahteraan sosial, namun masalah utama yang menjadi prioritas berdasarkan kuantitas penyebarannya di tiap RW adalah masalah lingkungan. Mahasiswa kemudian menyusun kegiatan program bersama masyarakat yang dilanjutkan dengan pelaksanaan rencana aksi (action plan) dengan memanfaatkan sistem sumber dan kearifan lokal melalui kegiatan gotong royong bersama. Adapun beberapa kegiatan yang dilakukan mahasiswa bersama masyarakat di antaranya renovasi saluran air dan bak penampungan air bersih mesjid, pengecatan madrasah dan PAUD, pengadaan tempat sampah, perbaikan MCK, penyuluhan sosial kesehatan reproduksi remaja dan pengelolaan sampah serta gotong royong membersihkan lingkungan.

 

community 01cSeluruh kegiatan yang telah dilakukan oleh mahasiswa bersama warga masyarakat kemudian dilaporkan dalam lokakarya di aula kantor kelurahan Desa Sudajaya Girang. Dalam lokakarya ini diberikan sejumlah rekomendasi yang diharapkan bisa membangun konsensus di dalam masyarakat serta menjadi cara pemecahan dan tindakan bersama. Kegiatan CAP 2010 ini akhirnya ditutup dengan penyerahan cenderamata kepada Kepala Desa Sudajaya Girang dan Sekretaris Kecamatan Sukabumi oleh Ketua Jurusan PSM, Drs. Bambang Sugeng, MP. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pengalaman empirik sebagai upaya pembentukan dan penguatan kompetensi mahasiswa calon pekerja sosial profesional dan penguatan profesionalitas dosen, serta proses pembelajaran masyarakat.

 
LAUNCHING UKM BAHASA STKS BANDUNG
Rabu, 08 Desember 2010 06:33

ukm bhs 02aBahasa merupakan alat komunikasi yang bisa menghubungkan banyak orang di dunia. Oleh sebab itu kemampuan penguasaan berbagai bahasa di era globalisasi ini bukan lagi merupakan sebuah kebutuhan tetapi telah menjadi sebuah keharusan dalam menghadapi persaingan di berbagai bidang.

 

Penguasaan bahasa oleh mahasiswa bukan hanya semata karena kebutuhan pembelajaran, tetapi juga sebagai modal untuk bersaing nantinya di dunia kerja. Instalasi Pusat Bahasa STKS Bandung melihat pentingnya hal ini bagi mahasiswa STKS khususnya, yang kemudian merealisasikannya dengan memfasilitasi pembentukan UKM Bahasa. Pada peresmian launching UKM Bahasa pada tanggal 2 Desember 2010 yang lalu, Ketua STKS, Drs. Wawan Heryana, M.Pd dalam sambutannya memberikan ucapan selamat dan dukungannya atas berdirinya UKM Bahasa. Sebagai sebuah UKM baru diharapkan UKM Bahasa terus melakukan publikasi dan sosialisasi kepada seluruh civitas STKS Bandung untuk ikut serta dalam penyelenggaraan UKM Bahasa ini agar terus berkembang.

 

ukm bhs 02Dengan diluncurkannya UKM Bahasa ini, maka terdapat 21 UKM yang bisa dipilih dan diikuti oleh seluruh mahasiswa STKS. UKM Bahasa yang diketuai oleh Abdul Muhni Salam, akan menyelenggarakan 5 kelas bahasa yang bisa diikuti sesuai minat, yaitu Bahasa Inggris, Bahasa Sunda, Bahasa Jepang, Bahasa Korea dan Bahasa Jerman. Untuk lebih menarik minat mahasiswa, pada acara launching ini mahasiswa juga disuguhi dengan lagu-lagu berbahasa Korea, Jerman dan Inggris yang dinyanyikan oleh anggota UKM Bahasa, model pakaian kimono dan robot Jepang. Dengan hadirnya UKM baru ini diharapkan dapat memberikan alternatif baru bagi mahasiswa untuk memanfaatkan waktu luangnya dengan meningkatkan penguasaan bahasa asing.

 
PERINGATAN HARI SUMPAH PEMUDA KE-82
Selasa, 02 November 2010 09:02

05aPeringatan Hari Sumpah Pemuda ke-82 diperingati oleh seluruh civitas STKS padais pagi, 28 Oktober 2010, yang pada tahun ini mengambil tema ”Bangun Karakter Pemuda Demi Bangsa Indonesia Yang Maju dan Bermartabat”. Dalam amanat Menteri Negara Pemuda dan Olahraga yang dibacakan oleh Pembantu Ketua II, Drs. Ramli A. Rahman, M.Pd selaku pembina upacara, disampaikan bahwa peringatan sumpah pemuda selalu menjadi pemicu inspirasi dan motivasi baru untuk memajukan bangsa Indonesia.

05bKaum muda Indonesia saat ini dituntut untuk memiliki karakter yang kokoh yang dicirikan oleh semangat patriotik, jiwa nasionalis, jati diri yang mengakar, wawasan luas, kecerdasan yang mencerahkan, kepedulian yang merekatkan serta keteguhan untuk bersatu yang dilandasi oleh nilai-nilai Pancasila. Lebih lanjut, pemuda diharapkan mampu berpengaruh besar dalam memastikan arah dan langkah bangsa ketika menghadapi persoalan-persoalan kini dan nanti. Untuk itu, pemuda Indonesia harus terus mempersiapkan diri untuk memupuk, memelihara dan memperkokoh kepribadian bangsa.

Sebagai acara tambahan pada upacara kali ini, diserahkan SK Kenaikan Pangkat kepada 7 orang pegawai dan fungsional dosen, yaitu Dr. Jumayar Marbun, M.Si dan Drs. Catur Hery Wibawa, MM (Fungsional Dosen), Agus Saripudin, SST dan Acep Sudrajat (Staf Subbag Keuangan), Rosyani (Staf Subbag Pengajaran), Hendri, SST (Staf Subbag Praktikum dan Kemahasiswaan) dan Engkos Kosim (Staf Subbag Perlengkapan dan Rumah Tangga). *** (News & Photo:Humas)
 
« MulaiSebelumnya11121314151617181920BerikutnyaAkhir »

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL